Kegiatan pembelajaran magnet dengan menggunakan model 'discovery learning, dapat disimpulkan: a. Model pembelajaran 'discovery learning' yang dapat meningkatkan literasi Sains siswa yang diawali dari penyusunan RPP. Bagian awal memuat motivasi dan rumusan masalah. Pada bagian inti terdiri dari perumusan hipotesis, kegiatan inti pembelajaran, kesimpulan, dan kegiatan pemantapan. Jenis penilai…
Pembelajaran kimia berbasis penelitian diterapkan pada kelas X IPA dan XI IPA Melalui pembelajaran kimia berbasis penelitian ini, pengetahuan kimia yang diperoleh siswa diterapkan langsung untuk memecahkan berbagai masalah lingkungan sekitar, agar bermanfaat bagi masyarakat luas. Penulis telah menerapkan pembelajaran ini sejak tahun 2014 hingga sekarang.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan a Penerapan Model pembelajaran Inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan Keterampilan proses Sain kelas XI SMA Negeri 1 Tambun utara kabupaten Bekasi tahun pelajaran 2017/2018 pada materi Sistem Pencernaan. b. Hsil analisis data menunjukan peningkatan rata-rata skor Keterampilan Proses Sains dari siklus I ke Siklus II. Hal ini diseba…
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa dengan diterapkannya Modifikasi Permainan "Pesan Rahasia" Sintesis Protein dapat meningkatkan keaktivan dan motivasi belajar peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya persentase dari keaktivan belajar dan motivasi peserta didik hingga mencapai indikator keberhasilan yang telah ditentukan sebelumnya.
Untuk memperoleh kualitas belajar yang optimal, media ini perlu diinteraksikan dengan model pembelajaran tertentu. Interaksi dengan model Discovery Learning telah ditunjukkan dengan hasil seperti dijelaskan pada bagian sebelumnya. Namun sangat memungkinkan media pembelajaran KUBB layak untuk digunakan berdampingan dengan model pembelajaran yang lain. Harapannya tentu pembelajaran dengan menggun…
a. Penelitian dengan menggunakan model pembelajaran TTW berbasis Sastrawan kimia di kelas X AK 1 SMK S3 Idhata Curup menunjukkan persentase keaktifan kelompok pada siklus pertama adalah 64,71 %, hasil tes akhir 64,72 dan rata-rata hasil belajar sebesar 63,88 %, berhasil meningkatkan persentase keaktifan kelompok 82,5%, hasil tes akhir 81,38 serta rata-rata hasil belajar 88,89% pada siklus dua. …
erdasarkan analisis data, dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa workshop efektif untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai dimensi pengetahuan faktual, prosedural, konseptual, dan metakognitif dalam pembelajaran. Hal ini terlihat dari peningkatan pemahaman guru dari 49,00 % pada siklus pertama menjadi 76,50% pada siklus kedua. Data yang diperoleh menunjukan bahwa setelah diadakan …