Buku ini pun merupakan rangkuman gagasan dan pengalaman penulisnya yang selama puluhan tahun menggeluti masalah pergulaan.
S. Ketaren, lahir di Medan (Sumatera Utara), Pada tanggal 24 Januari 1946. Pendidikan Institut Pertanian Bogor, IPB-Bogor (1967-1973). Latihan kerja dibidang pengolahan Hasil pertanian (bidang minyak pangan dan minyak atsiri), di Tokyo University of Agri-culture, Jepang (1979). Bekerja sebagai staf pengajar pada Fakultas Teknologi Pertanian, IPB-Bogor (1975-sekarang).
Bayi merupakan permulaan dari kehidupan manusia. Apabila Kita perkenalkan sesuatu yang baik pada permulaan kehidupan, niscaya di kemudian hari dia akan baik pula. Makanan yang diberikan ibu kepada bayi, akan mempengaruhi kebiasaan makan anak selanjutnya. Apabila ibu berikan gula, di kemudian hari dia senang gula, apabila diberikan sayur, maka di kemudian hari dia akan senang sayur, dan begitu …
Konsumsi buah-buahan masyarakat Indonesia masih belum memenuhi standar minimal. Dari kenutuhan standar, yaitu sekitar 60-70 kg per kapita per tahun, rata rata kebutuhan masyarakat baru terpenuhi 45 kg per kapita pertahun.