Opin, kuda nil kecil, ingin melakukan sesuatu yang hebat. Semua teman Opin pernah melakukan hal hebat. Sayangnya, Opin merasa tidak memiliki kehebatan apa pun. Suatu hari Opin membeli sebuah kacamata seperti yang dipakai Pahlawan Super, idolanya. Apakah kacamata super itu bisa membuat Opin hebat Berhasilkah Opin melakukan hal hebat seperti teman-temannya?
Paman mengajari permainan tradisional kepada Minul. Namanya Sigug. Permainan menjatuhkan batu besar dengan batu kecil. Minul berlatih sampai berhasil. Minul mengira teman-temannya tidak tahu tentang permainan ini. Dodo dan Ren mengajak Minul bermain Dampu batu di lapangan sore nanti. Ternyata, Dampu batu dan sigug adalah permainan yang sama, hanya beda istilah saja. Mereka pun bermain dampu bat…
Suri memiliki tetangga baru, Nala Namanya. Suri mengajak Nala bermain engklek, tapi Nala selalu menginjak garis berulang kali. Hingga ayah Nala memberikan kacamata. Ternyata Nala membutuhkan kacamata agar bisa melihat dengan jelas. Setelah beberapa lama, Nala mengajak Suri bermain kelereng. Ketika Suri membidik kelerang dalam lingkarang, kelerengnya meluncur jauh dari sasarannya. Suri kemudian …
Buku ini berkisah tentang Muzakir dan Dermawan, kakak beradik dari keluarga petani yang kaya raya. Sifat mereka berdua sungguh berbeda. Dermawan sangat penurah, sebaliknya Muzakir sangat pelit. Mereka berdua mendapatkan warisan kebun yang sama besar. Ayah mereka berpesan bahwa mereka harus saling mengasihi satu sama lain. Muzakir harus menjaga adiknya, Dermawan.
Kata Ayah, di tempat baru ini mereka akan menetap. Mereka tidak akan pindah lagi. Berarti, Feng bisa mencari teman. Masalahnya, Feng tidak tahu cara berteman. Feng menggambar wajah beberapa anak yang dilihatnya setiap hari. Ketika mereka menemukan gambar-gambar itu, Feng segera bersembunyi! Apakah gambarnya bisa membantu Feng mendapatkan teman, ataukah sebaliknya?
Julia ingin sekali ikut seleksi beasiswa untuk masuk ke Sekolah Sepak Bola Cendrawasih. Kesempatan baik Julia agar bisa menjadi pemain sepak bola nasional. Namun, Julia tak punya banyak waktu untuk berlatih. Terutama berlatih bersama teman-temannya karena ia harus memetik pinang. Julia bertekad untuk mengikuti seleksi. Ia tetap tekun berlatih meski hanya sendiri. Apakah Julia berhasil mendapatk…
Rumah Tata mengalami banjir. Ia lalu membantu Ayah dan Ibu dengan menemani Rahil. Genangan air di dalam rumahnya makin tinggi sehingga menghanyutkan mainan kesukaan Rahil. Itu membuat Rahil, adiknya, terus menangis dan ingin mengejar mainannya. Duh, apakah Tata berhasil menenangkan Rahil di tengah rumah mereka yang sedang kebanjiran?
Bena membayangkan bertualang seperti Morgan si Petualang pergi jauh ke hutan, melihat pohon-pohon besar, dan tidur di tenda. Terlihat menyenangkan! Bersama Mima, saudara perempuannya, Bena pun memulai petualangannya. Namun, saat air hujan bocor ke tendanya, bekal untuk makan telah habis. Mima menyerah lalu pulang, petualangan Bena terasa tidak menyenangkan sama sekali. Apa yang Morgan lakukan?…
Libur sekolah telah tiba. Dadang, Dudung, dan kedua orang tua mereka pergi mengunjungi rumah nenek yang berada di Kuningan. Ketika Dadang dan Dudung sedang asyik bermain di halaman belakang rumah nenek, seekor kucing berwajah aneh mengalihkan perhatian mereka. Karena penasaran, mereka mengejar kucing tersebut jauh sekali, hingga tanpa sadar mereka sudah berada di depan sebuah museum. Aduh, Dada…
Dalam perjalanan ke rumah nenek di Desa Sukamantri, mobil Ayah Anas mogok di tengah Hutan Tawang Gantungan. Di sana, Anas bertemu Bebegig Sukamantri, penjaga hutan yang ramah. Bersama teman-temannya, Bebegig melindungi hutan dari makhluk jahat yang menebang pohon. Anas belajar pentingnya menjaga alam dan bersahabat dengan Bebegig. Saat terbangun, ia menyadari semuanya hanyalah mimpi indah, namu…