Buku ini bercerita tentang enam orang guru yang bertugas belajarke The Height School, Australia. Dengan berlatar belakang yang berbeda, mereke bekerja sama afar memperoleh banyak ilmu, sehingga bisa diterapkan di tanah air. Selama 21 hari mereka menimba ilmu, diceritakan dengan bahasa yang lugas, menarik dan mudah dicerna. Semua cerita dikemas dengan baik sehingga tak berasa sedang membaca buku…
Buku ini memberikan gambaran terang dan detail relasi antara Nabi Muhammad SAW dengan Yahudi sekaligus kritik yang tajam terhadap pandangan keliru, distortif, dan delusif sebagian orientalis dalam membaca dan menafsir sejarah Islam Klasik. Merujuk pada litelatur-litelatur otoritatif sejarah Islam. Buku ini mencerahkan, menambah wawasan, mengugah kita untuk melihat sejarah Islam secara objektif
Buku ini mengajak kita untuk melancong ke masa lalu, menelusuri kisah Zulkarnain (Dzulqarnain) Agung yang sangat familier dalam khazanah Islam. Al-Quran menyebutkannya secara khusus dalam surat al-Kahfi. Sejumlah hadis Nabi juga menyinggungnya. Namun, seperti kisah-kisah lainnya al Quran tidak secara detail menjelaskan apakan ia nama diri atau hanya gelar (dzu:pemilik; al-qarnain : dua tanduk).…
Buku ini adalah esai unik dari kisah perjalanan penulis yang sedang mengalami distimia (depresi berkepanjangan). Esai ini tidak ditujukan untuk kita pahami secara teori, melainkan ditulis apa adanya berdasarkan pengalaman penulis tentang bagaimana hidup dipengaruhi oleh distimia. Esai yang berisi tentang pertanyaan, penilaian, saran, nasihat dan evaluasi diri yang bertujuan agar pembaca bisa m…
Mengikuti hasrat pengembaraan, Pendekar Tanpa Nama dari Javadvipa tiba di tanah Kambuja pada tahun796. Perjumpaan dengan seorang perempuan pendekar, membuat ia terlibat berbagai pertarungan maut yang setiap kali nyaris mencabut nyawanya. Bersama perempuan pendekat itu, ia bergabung dengan pasukan pemberontak An Nam yang melawan penjajahan, yang kemudian membuatnya wajib melakukan perjalanan …
Pulau Jawa Tahun 871, Pendekat tanpa nama yang telah mengundurkan diri dari dunia persilatan sudah 100 tahun umurnya. Pendekar tua itu sudah lupa, siapa saja lawan yang pernah terbunuh olehnya, dan barangkali kini murid atau kerabat lawan-lawannya datang menuntup pembalasan dendam. Bahkan negara menawarkan hadiah besar untuk kematiannnya. Pendekar tua itu tahu ajalnya sudah dekat, tetapi ia …