Sejatinya, kurikulum tidak hanya berisi serangkaian petunjuk teknis materi pembelajaran. Lebih dari itu, kurikulum merupakan sebuah program terencana dan menyeluruh, yang menggambarkan kualitas pendidikan suatu bangsa.
Manusia dalam kedudukannya sebagai peserta didik haruslah ditempatkan sebagai pribadi yang utuh; yakni manusia sebagai kesatuan sifat makhluk individu dan sosial, sebagai kesatuan jasmani dan rohani, dan sebagai makhluk Tuhan yang harus menempatkan hidupnya di dunia sebagai persiapan kehidupan akhirat.
Para siswa hanya belajar tentang menulis, dan bukannya belajar menulis. Faktor kedua adalah mungkin tidak menemukan alasan mengapa para sisw mereka harus menulis. Mengapa kita harus menulis, Ibnu Ibrahir mengemukakan berikut adalah beberapa alasan antaranya dengan menulis adalah salah satu langkah menuju keabadian, menulis berarti menata pikiran, suatu tulisan berpotensi tersebar sangat luas, m…