Tsunami menghanyutkan keluarga Itam beserta rumah dan sahabatnya. Setiap hari Itam menunggu mereka kembali. Dia menolak ajakan Cik Lam, si nelayan tua, untuk tinggal bersamanya. Itam malah selalu mengadu ke pohon U, yang menyelamatkannya saat gelombang besar melanda. Di tengah rasa duka mendalam akibat kehilangan orangorang tersayang, Itam belajar untuk mengizinkan orang lain menolongnya—sert…
Pada tanggal 1 April 1946, tak lama setelah matahari terbit, kota Hilo di Pulau Hawaii porak-poranda akibat serangkaian gelombang pasang raksasa. Setelah menempuh 3703 km dari Kepulauan Aleutia selama kurang dari lima jam, gelombang-gelombang itu langsung menghantam tanpa peringatan dan merenggut 159 jiwa.